Kamis, Februari 22, 2024

Waspadai 5 Hal Yang Dapat Membuat Anak Merasa Takut

- Advertisement -

BACA JUGA

5 Lagu Anak dan Cara Untuk Menghidupkan Stimulus Belajar Berbicara

KITATAHU.ID, Jakarta - Salah satu pendekatan untuk memperluas pengetahuan anak adalah dengan memanfaatkan musik. Selain untuk menambah wawasan anak, musik juga bisa dimanfaatkan untuk...

Begini Cara Bermedia Sosial Yang Baik

KITATAHU.ID, Makassar - Media sosial sudah menjadi hal yang sulit dipisahkan dalam aktifitas. Bukan hanya sebagai media komunikasi, tapi juga sarana informasi yang cepat...

Potret Keren Widi Vierra Dengan Kemeja Batik dan Sneakers

KITATAHU.ID, Jakarta - Apa jadinya kemeja batik lelaki yang dijadikan outer dress dipadukan dengan sneakers dan dipakai ke pesta. Mungkin akan terlihat aneh bukan. Tapi...
- Advertisement -

KITATAHU.ID, Jakarta – Rasa takut adalah sesuatu yang khas dialami oleh anak muda. Umumnya hal ini dapat dirasakan oleh anak-anak yang sudah memahami kondisi di sekitar mereka.

Sebagai orang tua kita perlu membantu anak-anak untuk memiliki rasa aman. Umumnya ketakutan ini akan terus berubah seiring perkembangan anak. Beberapa perasaan gentar merupakan ciri khas anak-anak pada usia tertentu.

Baca Juga  Penuh Haru, Lorenzo Hadir Warnai Kemenangan Fabio Quartararo
- Advertisement -

- Advertisement -

Berikut 5 hal yang dapat membuat anak-anak merasa takut,

1. Ketakutan akan kenyataan saat ini yang tidak menentu dan sangat baru bagi mereka.

2. Anak-anak menjadi cemas karena biasanya mereka melihat hal-hal yang bertema kekejaman di acara-acara TV.

Baca Juga

Baca Juga  4 Asupan Nutrisi Yang Sangat Dibutuhkan Tubuh Saat Positif COVID-19
- Advertisement -

3. Anak-anak menjadi khawatir ketika ditinggalkan sendirian di rumah atau terisolasi dari orang tua dan teman-teman dan keluarga mereka.

4. Anak-anak takut akan hal-hal yang mengejutkan, seperti binatang buas, dan merasa mereka selalu dekat.

Baca Juga  5 Lagu Anak dan Cara Untuk Menghidupkan Stimulus Belajar Berbicara

5. Ketakutan akan suatu benda yang membuat sang anak menjadi trauma.

Meskipun dianggap biasa, ketakutan harus diwaspadai karena tidak lain adalah perkembangan mental anak.

Akibatnya Si kecil akan selalu bergantung atau tidak mampu untuk mengembangkan kemandirian mereka karena ketakutan. Anak-anak mengalami masalah penyesuaian diri karena mereka merasa goyah dan tidak nyaman ketika berada di suasana lain

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest article

Stres Akibat Perang di Gaza, Tentara Israel Tembaki Rekan Sendiri

KITATAHU.ID, Ashkelon - Seorang tentara pasukan pertahanan Israel (IDF) menembak rekannya sendiri usai mengalami mimpi buruk imbas berperang di Jalur Gaza selama lebih dari...

Mahasiswa Aceh “Usir” Pengungsi Rohingya, Korlap Aksi: Kami Minta Imigrasi Deportasi Mereka

KITATAHU.ID, Aceh - Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh melakukan aksi menolak pengungsi Rohingya di tanah rencong.  Mulanya, mahasiswa berunjuk rasa di Kantor...

Tantangan Era Digital 5.0

KITATAHU.ID - Kemajuan teknologi terus berkembang pesat dari waktu ke waktu. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi telah membawa perubahan besar dengan begitu cepat dalam...

Prasejarah dan Geografis Terbentuknya Nusantara

KITATAHU.ID - Dahulu Nusantara terbentuk dari dua ujung Superbenua Pangaea di zaman Mesozoikum sekitar 250 juta tahun lalu, namun bagian dari lempeng benua yang...

Ini Alasan Tedong atau Kerbau Lebih Mahal Dibanding Sapi

KITATAHU.ID - Tedong atau lebih umumnya dikenal sebagai Kerbau. Di daerah Toraja, Sulawesi Selatan, Kerbau dipercaya sebagai kendaraan bagi arwah menuju Puya (akhirat). Maka dari...
- Advertisement -